Tampilkan postingan dengan label doaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doaku. Tampilkan semua postingan
![]() |
| Imaga From Google |
Senja datang berlarian bersama gelapnya malam,
Jejak penuh darah, tertinggal dalam setiap petak telapak kaki
Jiwa teramat rapuh, terombang ambing dalam lautan nista
Peganganku melemah, perjalanan terhenti oleh butanya hati
Read More »
![]() |
| Image From Google |
Apa yang ada jarang disyukuri dan apa yang tiada
sering dirisaukan
Nikmat yang
dikecap baru akan terasa bila telah hilang
Apa yang
diburu timbul rasa jemu bila sudah di dalam genggaman
Dunia ini
ibarat air laut, diminum hanya menambah haus
Nafsu bagaikan
fatamorgana di padang pasir, panas yang membahang disangka air
Dunia dan
nafsu bagai bayang-bayang, di lihat ada ditangkap hilang.
Tuhan,
Leraikanlah dunia
yang mendiam didalam hatiku
Berada disitu
tidak aku mampu mengumpul dua cinta
Hanya cinta-Mu
kuharap tumbuh
Dibajai bangkai
dunia yang kubunuh
![]() |
| Image From Google |
Tanpa sekat
awan hitam yang siap memuntahkan semua isinya
Sunyi musnah
sudah, ketika sepasang bola mata melihat cahaya yang mententramkan sanubari
Di ufuk
timur terlihat sang surya berlarian menghapus gelapnya malam
Tak sadar
air garam dalam kelopak matapun mengalir, tanda syukur atas keagungan-Nya
Ibu,
Beban seakan tak pernah ada habisnya. Bahkan, kian lama kian memberatkan
pundakmu, engkau berusaha sendirian untuk menghidupi kami anakmu walau urat
malu putus pun kau tak hiraukan. “Ini demi anakku”, mungkin kalimat ajaib itu
yang selalu engkau sematkan dalam sanubari sehingga entah dari mana kekuatan
itu hadir dan mendorong semangat juangmu.
Cintamu bagai mata air zam-zam yang tak pernah habis sepanjang zaman,
kasih sayangmu selalu kau curahkan dengan bentuk ragam dan rupa, senyumanmu
selalu bersimpul padu dengan cinta kasihmu, lautan maaf selalu tercurah walau
pembangkangan kami setiap waktu selalu menyayat relung hati, meski air mata
menetes pilu engkau tetap tegar dan tersenyum untuk kami.
![]() |
Senin, 15 Oktober 2012
Label
Aku dan Alam,
Aku dan Rabbi,
Catatan Saya,
Ceritaku,
doaku,
Hikmah
8
Komentar
Di malam penuh bintang
Di atas sajadah yang ku bentang
Sedu sedan sendiri
Mengadu pada Yang Maha Kuasa
Read More »
Puisi Anak Jalanan
Read More »
Mereka manusia yang tangguh,
Mereka manusia yang utuh,
Mereka manusia yang berpengaruh,
Merekalah Anak Jalanan






