Tampilkan postingan dengan label Aku dan Rabbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aku dan Rabbi. Tampilkan semua postingan
Read More »Anakku sayang“engkau adalah anak yang shaleh dan bertaqwa, aku yakin engkau akan mendapatkan bimbingan dan pertolongan Illahi (Taufiq dan Hidayahnya) dalam mencapai tujuanmu. Aku sangat berharap agar engkau berjanji pada dirimu sendiri untuk bersungguh-sungguh mengikuti nasehatku ini karena aku tak rela berpisah denganmu wahai belahan jiwaku kelak setelah wafat.”
![]() |
| sunrise di Gunung Gede |
Tak
tahu diri, Mungkin kata itu tepat untuk diri yang hari ini masih tak tahu arti
sebuah ungkapan terima kasih, tentang sebuah rasa syukur untuk hidupku hari
ini, tentang kasih sayang ibu & bapak yang masih kurasa sampai helaan nafas
detik ini, tentang masih tegaknya tubuh yang masih sehat tanpa cacat, dan
tentang nikmat mencicipi manisnya hidayah, iman, serta islam sampai saat ini.
Wahai
Dzat yang nyawaku ada di TanganMu,
kali
ini aku akui semua kedzalimanku, maksiatku, dan semua dosa yang menggunung
tinggi melebihi ketinggian everest, Aku yang terlalu sombong dimataMu, ku
anggap diri ini suci, mulia, sholih, pantas dipuji. Semua hanya menurut akalku
saja, bukan hatiku. Hatiku memberontak dan menjerit atas semua tingkah
congkahku. Engkau yang tahu bau busuk boroknya hati ini, terlena dengan pujian
seorang manusia, terpana dengan keindahan fatamorgana dunia. Maafkanlah dan
sucikanlah aku Rabb.
Sabtu, 28 September 2013
Label
Aku dan Alam,
Aku dan Rabbi,
Catatan Saya,
muhasabah,
rihlah,
Tafakur
7
Komentar
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Bismillahir Rahmaanir Rahiim
Read More »
Kita sebagai Insan yang beriman,
dituntut untuk mengkaitkan semua hal yang kita lakukan dengan sebuah kekuatan,
yang jika kekuatan itu tidak ada kita tidak akan pernah bisa melakukannya. Kekuatan
“Kehendak-Nya” yang mengizinkan kita melakukan hal tersebut. Al-Qur’an
menegaskan bahwa segala sesuatu berasal dari Kehendak, Cinta, dan Kemurahan
Allah. Semua yang terdapat dalam Al-Quran dibuka dengan Lafadz “Basmallah” (Kecuali Surah At-Taubah),
dengan kata lain Al-Quran adalah sebuah kepastian. Karena itu Rasulullah SAW tak
pernah lupa menyebutkan nama Allah sebelum melakukan apapun, karena beliau tahu
bahwa segala sesuatu yang dilakukannya atas Kekuatan Kehendak Allah Azza Wa
Jalla. Dan Itulah yang sering diajarkan Rasulullah SAW kepada para sahabat.
Sendu melanda hati merana
Tak jua bersua sang pujangga
Rindu di pelupuk mata tak tertumpahkan.
![]() |
| Image From Google |
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada
Allah sampai susu [yang telah diperah] bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.”
(HR. Tirmidzi [1633]).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga
bersabda, “Ada tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah pada hari ketika
tidak ada naungan kecuali naungan-Nya; [1] seorang pemimpin yang adil, [2]
seorang pemuda yang tumbuh dalam [ketaatan] beribadah kepada Allah ta’ala, [3]
seorang lelaki yang hatinya bergantung di masjid, [4] dua orang yang saling
mencintai karena Allah; mereka berkumpul dan berpisah karena-Nya, [5] seorang
lelaki yang diajak oleh seorang perempuan kerkedudukan dan cantik [untuk berzina]
akan tetapi dia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah’, [6] seorang
yang bersedekah secara sembunyi-sumbunyi sampai-sampai tangan kirinya tidak
tahu apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya, dan [7] seorang yang mengingat
Allah di kala sendirian sehingga kedua matanya mengalirkan air mata
(menangis).” (HR. Bukhari [629] dan Muslim [1031]).
![]() |
| Imaga From Google |
Senja datang berlarian bersama gelapnya malam,
Jejak penuh darah, tertinggal dalam setiap petak telapak kaki
Jiwa teramat rapuh, terombang ambing dalam lautan nista
Peganganku melemah, perjalanan terhenti oleh butanya hati
Read More »
![]() |
| Image From Google |
Apa yang ada jarang disyukuri dan apa yang tiada
sering dirisaukan
Nikmat yang
dikecap baru akan terasa bila telah hilang
Apa yang
diburu timbul rasa jemu bila sudah di dalam genggaman
Dunia ini
ibarat air laut, diminum hanya menambah haus
Nafsu bagaikan
fatamorgana di padang pasir, panas yang membahang disangka air
Dunia dan
nafsu bagai bayang-bayang, di lihat ada ditangkap hilang.
Tuhan,
Leraikanlah dunia
yang mendiam didalam hatiku
Berada disitu
tidak aku mampu mengumpul dua cinta
Hanya cinta-Mu
kuharap tumbuh
Dibajai bangkai
dunia yang kubunuh
![]() |
| Image From Google |
Jam menunjukkan pukul 12.04 WIB, sinyal bahwa waktu istirahat telah tiba. semua pekerjaan sementara aku tinggalkan bersama kepenatan yang diberikannya. suara merdu itu kembali ku dengar petanda Sang Maha memanggil umat menghadapNya, segera saja ku ambil kopiah yang selalu aku sediakan dalam tas kerja. sembari melangkah ke rumahNya, bersama rekan seprofesi kami berbincang-bincang akrab.
![]() |
| Image From Google |
Tanpa sekat
awan hitam yang siap memuntahkan semua isinya
Sunyi musnah
sudah, ketika sepasang bola mata melihat cahaya yang mententramkan sanubari
Di ufuk
timur terlihat sang surya berlarian menghapus gelapnya malam
Tak sadar
air garam dalam kelopak matapun mengalir, tanda syukur atas keagungan-Nya
![]() |
| Image From Google |
Bak mengukir
asa di atas air, sama sekali tak berbekas
Walau waktu
dan hasrat diri aku peras
Kini, semua terkulai
lemas
Bissmilahir rahmanir rahim
Rintik hujan yang membasahkan, menghiasi langkahku menuju rumah-NYA.
Pakaian hangat pun tak kuasa menahan dingin yang menusuk tulang belulang, disertai
langit diselubungi awan pekat hitam menutupi bintang dan bulan yang seperti
biasa tersenyum menuntun langkahku. Ah, suasana shubuh kali ini terasa amat
berbeda, “perasaan apakah ini? “
Disela rukuk dan sujudku tak kuasa air mata menetes membasahi sejadah
yang terbentang. lagi-lagi aku bertanya, “Ada apa ini, kenapa hatiku menjadi
begitu melankolis?.”
****
Dia
Hadir entah
keberapa kalinya
Menyeruak
memecah semua lamunan
tak peduli, Antara
harapan dan penyesalan,
karena
rencana Tuhan selalu mengandung kebaikan
Bismillahir Rahmaanir Rahim
"Rasulullah SAW bersabda : “Siapa yang berbuat baik kepadamu, balaslah kebaikannya. Jika anda tidak mampu, maka do’akanlah dia sampai dia mengetahui bahwa kalian telah memberinya yang setimpal.” (Shahih; Ash Shahihah : 254 : HR. Abu Dawud : 9 Kitab Az Zakah, 38 - Bab ‘Athiyatu Man Sa-ala billah)"
Saat itu seperti biasa kemacetan menghiasi disepanjang jalan
di depan sebuah kawasan pusat perniagaan. Mobil dan motor berjajar panjang dan
rapat seperti sebuah barisan parade. Belum lagi suara klakson yang saling
beradu keras dan bersahutan, sehingga memekakkan bagi telinga yang
mendengarnya.
Diantara keramaian tersebut, terlihat beberapa pedagang koran, minuman dan
pengamen jalanan berjalan hilir mudik seperti berusaha merebut perhatian para
pengguna jalan tersebut. Tak jauh dari sana, tampak seorang pemuda menyeka
wajahnya yang berkeringat karena diterpa panasnya sinar mentari.
Al-Quran banyak mengisahkan perjuangan para Nabi dan Rasul a.s yang
kesemuanya adalah orang-orang terpilih daripada kalangan pemuda yang berusia
sekitar empat puluhan. Bahkan ada diantara mereka yang telah diberi kemampuan
untuk berdepat dan berdialog sebelum umurnya genab 18 tahun. Berkata Ibnu Abbas
r.a. “Tak ada seorang nabi pun yang diutus Allah, melainkan ia dipilih di
kalangan pemuda sahaja (yakni 30-40 tahun). Begitu pula tidak seorang ‘Alim
pun yang diberi ilmu, melainkan ia (hanya) dari kalangan pemuda”.
Kemudian Ibnu Abbas membaca firman Allah swt:
Read More »
![]() |
Senin, 15 Oktober 2012
Label
Aku dan Alam,
Aku dan Rabbi,
Catatan Saya,
Ceritaku,
doaku,
Hikmah
8
Komentar
Di malam penuh bintang
Di atas sajadah yang ku bentang
Sedu sedan sendiri
Mengadu pada Yang Maha Kuasa
Read More »
Bismillah
Assalamualaikum
Mencintai.. dicintai..
fitrah manusia..
Setiap insan di dunia akan
merasakannya..
Indah ceria kadang merana
itulah rasa cinta.. (The Fikr - Cinta)
"Kenapa kalau kita
membicarakan kata cinta, lebih sering diidentikan dengan cinta antara lelaki
dengan wanita?"
Memang, tidak dapat dipungkiri
bahwa kata cinta antara lelaki dengan wanita merupakan sebuah kata yang sangat
pas untuk menggambarkan sebuah perasaan ‘kecenderungan’ antara lelaki dengan
wanita. Padahal, sebenarnya masih banyak sekali bentuk cinta yang kita rasakan
selama ini. Contohnya, cinta seorang ibu pada anaknya, cinta kakak pada
adiknya, cinta seorang sahabat, dan lain-lain. Akan tetapi, bentuk cinta mereka
mungkin lebih sering diidentikan dengan kata ‘kasih sayang’..
Bismillahir Rahmaanir Rahiim
Assalamualaikum
Alhamdulillah puji syukur kepada Allah Swt yang mana hingga saat ini umur kita masih dipanjangkan Allah Swt dalam keadaan sehat dan taat kepada Allah Swt sehingga dengan kasih sayang nya kita masih dapat bertemu dengan bulan muharram yang mulia.
saudara - saudaraku bulan Muharram adalah salah satu bulan haram yang mulia, bulan yang Allah Swt jadi kan sebagai awal bulan.
"Allah Swt berkata : Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." ( At Taubah 36 )
"Allah Swt berkata : Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." ( At Taubah 36 )
Bismillahirrohmaanirrohiim
Waktu menunjukkan pukul 04.00 subuh, tidak biasanya Qanitah bangun pada waktu itu. Qanitah adalah anak perempuan yang masih berumur empat tahun. Ada apa Qanitah se-subuh itu sudah bangun dari tidurnya. Mungkin karena Bundanya yang sudah bangun dari tidur, untuk melanjutkan sisa pekerjaan menghitung nilai-nilai anak muridnya di sekolah, karena akhir pekan ini akan ada pembagian raport di sekolah. Ya, karena Bunda Qanitah adalah seorang guru dan diamanahi sebagai wali kelas.
Ayah Qanitah akhirnya terbangun dari tidur nyenyaknya. Dan ia melihat suasana kamar tengah yang sudah ada kehidupan, istrinya yang sedang melanjutkan menghitung nilai-nilai anak muridnya dengan ditemani Qanitah anak tersayangnya.
Dan akhirnya kumandang adzan subuh pun terdengar dari musholla belakang rumahnya. Allahu akbar… Allahu akbar… bersamaan dengan itu Qanitah langsung berkata sambil berjalan menuju Ayahnya, ”Ayah sudah adzan, sudah adzan, shalat di masjid Ayah… Qanitah ikut”. “Sekarang sholat apa Ayah, koq ada adzan ya…”, tanya Qanitah, “Sekarang shalat subuh Qanitah…, iya itu namanya adzan subuh…” jawab ayahnya sambil tersenyum. Ayah Qanitah segera bersih-bersih dan berwudhu.
Bismillahirrohmaanirrohiim
Al-Hakim meriwayatkan Alqamah bin Haris r.a berkata, aku datang kepada Rasulullah s.a.w dengan tujuh orang dari kaumku. Kemudian setelah kami beri salam dan beliau tertarik sehingga beliau bertanya, "Siapakah kamu ini ?"
Al-Hakim meriwayatkan Alqamah bin Haris r.a berkata, aku datang kepada Rasulullah s.a.w dengan tujuh orang dari kaumku. Kemudian setelah kami beri salam dan beliau tertarik sehingga beliau bertanya, "Siapakah kamu ini ?"
Jawab kami, "Kami adalah orang beriman." Kemudian baginda bertanya, "Setiap perkataan ada buktinya, apakah bukti keimanan kamu ?" Jawab kami, "Buktinya ada lima belas perkara. Lima perkara yang engkau perintahkan kepada kami, lima perkara yang diperintahkan oleh utusanmu kepada kami dan lima perkara yang kami terbiasakan sejak zaman jahiliyyah ?"


















