Tampilkan postingan dengan label Catatan Saya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan Saya. Tampilkan semua postingan
Bismillahir Rahmaanir Rahim
“Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).” (QS Az-Zumar : 68 )
Read More »
![]() |
| sunrise di Gunung Gede |
Tak
tahu diri, Mungkin kata itu tepat untuk diri yang hari ini masih tak tahu arti
sebuah ungkapan terima kasih, tentang sebuah rasa syukur untuk hidupku hari
ini, tentang kasih sayang ibu & bapak yang masih kurasa sampai helaan nafas
detik ini, tentang masih tegaknya tubuh yang masih sehat tanpa cacat, dan
tentang nikmat mencicipi manisnya hidayah, iman, serta islam sampai saat ini.
Wahai
Dzat yang nyawaku ada di TanganMu,
kali
ini aku akui semua kedzalimanku, maksiatku, dan semua dosa yang menggunung
tinggi melebihi ketinggian everest, Aku yang terlalu sombong dimataMu, ku
anggap diri ini suci, mulia, sholih, pantas dipuji. Semua hanya menurut akalku
saja, bukan hatiku. Hatiku memberontak dan menjerit atas semua tingkah
congkahku. Engkau yang tahu bau busuk boroknya hati ini, terlena dengan pujian
seorang manusia, terpana dengan keindahan fatamorgana dunia. Maafkanlah dan
sucikanlah aku Rabb.
Sabtu, 28 September 2013
Label
Aku dan Alam,
Aku dan Rabbi,
Catatan Saya,
muhasabah,
rihlah,
Tafakur
7
Komentar
![]() |
| Image From Google |
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada
Allah sampai susu [yang telah diperah] bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.”
(HR. Tirmidzi [1633]).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga
bersabda, “Ada tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah pada hari ketika
tidak ada naungan kecuali naungan-Nya; [1] seorang pemimpin yang adil, [2]
seorang pemuda yang tumbuh dalam [ketaatan] beribadah kepada Allah ta’ala, [3]
seorang lelaki yang hatinya bergantung di masjid, [4] dua orang yang saling
mencintai karena Allah; mereka berkumpul dan berpisah karena-Nya, [5] seorang
lelaki yang diajak oleh seorang perempuan kerkedudukan dan cantik [untuk berzina]
akan tetapi dia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah’, [6] seorang
yang bersedekah secara sembunyi-sumbunyi sampai-sampai tangan kirinya tidak
tahu apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya, dan [7] seorang yang mengingat
Allah di kala sendirian sehingga kedua matanya mengalirkan air mata
(menangis).” (HR. Bukhari [629] dan Muslim [1031]).
Assalamualaikum
Ahlan wa sahlan sahabatku sekalian
| atas kiri :saya, kang nuryamin, kang sofuan, kang ramdan triana bawah kiri : kang ajib, neng riska, neng ijma, unnamed, kang agus |
Sahabatku
sudah lama ya, semenjak terakhir kali kita berkumpul di Ramadhan tahun
lalu Melepas semua kerinduan yang menggelayut dalam sanubari setiap insan.
bercengkrama mengingat masa-masa ketika masih berseragam putih abu-abu. Semua terasa
masih hidup, tak pernah padam dalam lentera memori walau telah tertiup zaman.
| Image From google |
Takkala jenuh menggrogoti semua pikiran kemudian menggantinya dengan khayalan tak bermakna. Semua langkah menjadi buntu, kaku, dan tak menentu.
Duduk termenung menerawang masa yang belum tentu terjadi. Naluri merongrong
kesakitan terhimpit beban teramat berat.
Jari jemari menari tak terkendali, seakan punya pikiran sendiri.
Pemandangan tak mengindahkan, semua berserakan.
Lelah kian merekah, letih terus merintih, semua bercampur padu.
Bunyi waktu berseru, kian menyempitkan ruang kerjaku
Semua terbengkalai, berantakan !!
![]() |
| Image From Google |
Mengasingkan diri yang diajarkan
syariat dan sunah Rasul adalah menjauhkan diri dari kejahatan dan pelakunya,
orang-orang yang banyak waktu kosongnya, orang-orang yang lalai, dan
orang-orang yang senang membuat huru-hara. Dengan begitu, jiwa Anda akan selalu
terkendali, hati menjadi tenang dan sejuk, pikiran selalu jernih, dan Anda akan
merasa leluasa dan bahagia berada di taman-taman ilmu pengetahuan.
Bissmilahir rahmanir rahim
Rintik hujan yang membasahkan, menghiasi langkahku menuju rumah-NYA.
Pakaian hangat pun tak kuasa menahan dingin yang menusuk tulang belulang, disertai
langit diselubungi awan pekat hitam menutupi bintang dan bulan yang seperti
biasa tersenyum menuntun langkahku. Ah, suasana shubuh kali ini terasa amat
berbeda, “perasaan apakah ini? “
Disela rukuk dan sujudku tak kuasa air mata menetes membasahi sejadah
yang terbentang. lagi-lagi aku bertanya, “Ada apa ini, kenapa hatiku menjadi
begitu melankolis?.”
****
Ibu,
Beban seakan tak pernah ada habisnya. Bahkan, kian lama kian memberatkan
pundakmu, engkau berusaha sendirian untuk menghidupi kami anakmu walau urat
malu putus pun kau tak hiraukan. “Ini demi anakku”, mungkin kalimat ajaib itu
yang selalu engkau sematkan dalam sanubari sehingga entah dari mana kekuatan
itu hadir dan mendorong semangat juangmu.
Cintamu bagai mata air zam-zam yang tak pernah habis sepanjang zaman,
kasih sayangmu selalu kau curahkan dengan bentuk ragam dan rupa, senyumanmu
selalu bersimpul padu dengan cinta kasihmu, lautan maaf selalu tercurah walau
pembangkangan kami setiap waktu selalu menyayat relung hati, meski air mata
menetes pilu engkau tetap tegar dan tersenyum untuk kami.
Kini dengarkanlah dendanglah lagu tanda ingatanku kepadamu teman
Agar ikatan ukhuwah kan bersimpul padu
Kenangan bersamamu takkan ku lupa
Walau badai datang melanda, walau bercerai jasad dan nyawa.
( nasyid Brothers – untukmu teman )
Manis itu tak jua hilang dari sanubari yang kian lama kian rapuh
tergerus oleh waktu, 6 tahun berlalu namun terasa baru saja kemarin kita
berkumpul untuk menggores tinta kenangan didalam hidup masing – masing individu. Canda tawa adalah
bagian dari bumbu yang selalu kita tabur untuk indahnya bayangan itu.
Read More »
Bismillahir Rahmaanir Rahim
"Rasulullah SAW bersabda : “Siapa yang berbuat baik kepadamu, balaslah kebaikannya. Jika anda tidak mampu, maka do’akanlah dia sampai dia mengetahui bahwa kalian telah memberinya yang setimpal.” (Shahih; Ash Shahihah : 254 : HR. Abu Dawud : 9 Kitab Az Zakah, 38 - Bab ‘Athiyatu Man Sa-ala billah)"
Saat itu seperti biasa kemacetan menghiasi disepanjang jalan
di depan sebuah kawasan pusat perniagaan. Mobil dan motor berjajar panjang dan
rapat seperti sebuah barisan parade. Belum lagi suara klakson yang saling
beradu keras dan bersahutan, sehingga memekakkan bagi telinga yang
mendengarnya.
Diantara keramaian tersebut, terlihat beberapa pedagang koran, minuman dan
pengamen jalanan berjalan hilir mudik seperti berusaha merebut perhatian para
pengguna jalan tersebut. Tak jauh dari sana, tampak seorang pemuda menyeka
wajahnya yang berkeringat karena diterpa panasnya sinar mentari.
![]() |
| The Liebster Award |
Syukur Alhamdulillah baru pertama kali saya mendapat penghargaan
seperti ini, terimakasih untuk saudara gulungan pita sudah memberikan award
pertama saya :)
Sebelumnya, saya sebenarnya pribadi yang tak mau memperkenalkan kebiasaan
diri seperti ini, tetapi apa boleh buat ini harus saya lakukan untuk
menghargain orang memberi award terhadap saya, Akan saya ceritakan 11 hal
apa saja yang mengenai saya, semoga ini bukan uzub, riya, bukan pula takabbur.
aamiin
Al-Quran banyak mengisahkan perjuangan para Nabi dan Rasul a.s yang
kesemuanya adalah orang-orang terpilih daripada kalangan pemuda yang berusia
sekitar empat puluhan. Bahkan ada diantara mereka yang telah diberi kemampuan
untuk berdepat dan berdialog sebelum umurnya genab 18 tahun. Berkata Ibnu Abbas
r.a. “Tak ada seorang nabi pun yang diutus Allah, melainkan ia dipilih di
kalangan pemuda sahaja (yakni 30-40 tahun). Begitu pula tidak seorang ‘Alim
pun yang diberi ilmu, melainkan ia (hanya) dari kalangan pemuda”.
Kemudian Ibnu Abbas membaca firman Allah swt:
Read More »
![]() |
Senin, 15 Oktober 2012
Label
Aku dan Alam,
Aku dan Rabbi,
Catatan Saya,
Ceritaku,
doaku,
Hikmah
8
Komentar
Puisi Anak Jalanan
Read More »
Mereka manusia yang tangguh,
Mereka manusia yang utuh,
Mereka manusia yang berpengaruh,
Merekalah Anak Jalanan
Bismillahirrohmaanirrohiim
![]() |
| Pondok Pesantren At - Taqwa |
Hari itu, tepatnya Kamis Tanggal 27 September saya menyempatkan diri
untuk bersilaturahmi ke tempat yang
sejak lama ingin saya datangi, "Pondok Pesantren At Taqwa" tepatnya terletak di Kelurahan Sindangsari Kecamatan Lembursitu. tempat yang dulu pernah saya tinggali untuk menimba Ilmu Agama. Lingkungan yang sangat sederhana akan tetapi tak pernah surut Aktifitas
Keagamaannya.
Read More »
Bismillah
Assalamualaikum
Mencintai.. dicintai..
fitrah manusia..
Setiap insan di dunia akan
merasakannya..
Indah ceria kadang merana
itulah rasa cinta.. (The Fikr - Cinta)
"Kenapa kalau kita
membicarakan kata cinta, lebih sering diidentikan dengan cinta antara lelaki
dengan wanita?"
Memang, tidak dapat dipungkiri
bahwa kata cinta antara lelaki dengan wanita merupakan sebuah kata yang sangat
pas untuk menggambarkan sebuah perasaan ‘kecenderungan’ antara lelaki dengan
wanita. Padahal, sebenarnya masih banyak sekali bentuk cinta yang kita rasakan
selama ini. Contohnya, cinta seorang ibu pada anaknya, cinta kakak pada
adiknya, cinta seorang sahabat, dan lain-lain. Akan tetapi, bentuk cinta mereka
mungkin lebih sering diidentikan dengan kata ‘kasih sayang’..
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum
Jujur, saya
bukanlah orang yang pintar dalam ilmu sastra dan tidak pula pintar dalam
merangkai kata – kata, menulis indah apalagi memakai bahasa – bahasa kiasan
yang menghanyutkan qalbu. Saya seorang yang ingin berbagi cerita, hanya saja
saya tak tau mau kepada siapa saya harus bercerita dan bagaimana cara bercerita
serta menyampaikannya dengan baik.
Kawan,
pernah tidak kalian memikirkan persamaan Struktur Komputer dengan Struktur
Kerja Manusia. Nah, saya mau berbagi nih buat kalian. Semoga bermanfaat y. ^_^
Secara
global Komputer adalah sebuah
sistem yang kompleks dan terdiri dari jutaan komponen elektronik dasar serta
memiliki proses logika yang sangat rumit.
Sedangkan arti “struktur” adalah Suatu cara bagaimana komponen komponen
saling berhubungan satu sama lain.
Bismillahirrohmaanirrohiim
Waktu menunjukkan pukul 04.00 subuh, tidak biasanya Qanitah bangun pada waktu itu. Qanitah adalah anak perempuan yang masih berumur empat tahun. Ada apa Qanitah se-subuh itu sudah bangun dari tidurnya. Mungkin karena Bundanya yang sudah bangun dari tidur, untuk melanjutkan sisa pekerjaan menghitung nilai-nilai anak muridnya di sekolah, karena akhir pekan ini akan ada pembagian raport di sekolah. Ya, karena Bunda Qanitah adalah seorang guru dan diamanahi sebagai wali kelas.
Ayah Qanitah akhirnya terbangun dari tidur nyenyaknya. Dan ia melihat suasana kamar tengah yang sudah ada kehidupan, istrinya yang sedang melanjutkan menghitung nilai-nilai anak muridnya dengan ditemani Qanitah anak tersayangnya.
Dan akhirnya kumandang adzan subuh pun terdengar dari musholla belakang rumahnya. Allahu akbar… Allahu akbar… bersamaan dengan itu Qanitah langsung berkata sambil berjalan menuju Ayahnya, ”Ayah sudah adzan, sudah adzan, shalat di masjid Ayah… Qanitah ikut”. “Sekarang sholat apa Ayah, koq ada adzan ya…”, tanya Qanitah, “Sekarang shalat subuh Qanitah…, iya itu namanya adzan subuh…” jawab ayahnya sambil tersenyum. Ayah Qanitah segera bersih-bersih dan berwudhu.















