Tampilkan postingan dengan label muhasabah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muhasabah. Tampilkan semua postingan

Rihlah: Sebuah Renungan

sunrise di Gunung Gede

Tak tahu diri, Mungkin kata itu tepat untuk diri yang hari ini masih tak tahu arti sebuah ungkapan terima kasih, tentang sebuah rasa syukur untuk hidupku hari ini, tentang kasih sayang ibu & bapak yang masih kurasa sampai helaan nafas detik ini, tentang masih tegaknya tubuh yang masih sehat tanpa cacat, dan tentang nikmat mencicipi manisnya hidayah, iman, serta islam sampai saat ini.

Wahai Dzat yang nyawaku ada di TanganMu,
kali ini aku akui semua kedzalimanku, maksiatku, dan semua dosa yang menggunung tinggi melebihi ketinggian everest, Aku yang terlalu sombong dimataMu, ku anggap diri ini suci, mulia, sholih, pantas dipuji. Semua hanya menurut akalku saja, bukan hatiku. Hatiku memberontak dan menjerit atas semua tingkah congkahku. Engkau yang tahu bau busuk boroknya hati ini, terlena dengan pujian seorang manusia, terpana dengan keindahan fatamorgana dunia. Maafkanlah dan sucikanlah aku Rabb.

Read More »

Dimana Air Mataku?

Image From Google


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada Allah sampai susu [yang telah diperah] bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.” (HR. Tirmidzi [1633]).
  
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Ada tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan-Nya; [1] seorang pemimpin yang adil, [2] seorang pemuda yang tumbuh dalam [ketaatan] beribadah kepada Allah ta’ala, [3] seorang lelaki yang hatinya bergantung di masjid, [4] dua orang yang saling mencintai karena Allah; mereka berkumpul dan berpisah karena-Nya, [5] seorang lelaki yang diajak oleh seorang perempuan kerkedudukan dan cantik [untuk berzina] akan tetapi dia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah’, [6] seorang yang bersedekah secara sembunyi-sumbunyi sampai-sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya, dan [7] seorang yang mengingat Allah di kala sendirian sehingga kedua matanya mengalirkan air mata (menangis).” (HR. Bukhari [629] dan Muslim [1031]).

Read More »

hati, dimanakah kau?

Imaga From Google

Senja datang berlarian bersama gelapnya malam,
Jejak penuh darah, tertinggal dalam setiap petak telapak kaki
Jiwa teramat rapuh, terombang ambing dalam lautan nista
Peganganku melemah, perjalanan terhenti oleh butanya hati

Read More »

Antara Dua Cinta


Image From Google

Apa  yang ada jarang disyukuri dan apa yang tiada sering dirisaukan
Nikmat yang dikecap baru akan terasa bila telah hilang
Apa yang diburu timbul rasa jemu bila sudah di dalam genggaman
Dunia ini ibarat air laut, diminum hanya menambah haus
Nafsu bagaikan fatamorgana di padang pasir, panas yang membahang disangka air
Dunia dan nafsu bagai bayang-bayang, di lihat ada ditangkap hilang.

Tuhan,
Leraikanlah dunia yang mendiam didalam hatiku
Berada disitu tidak aku mampu mengumpul dua cinta
Hanya cinta-Mu kuharap tumbuh
Dibajai bangkai dunia yang kubunuh

Aku Malu

Image From Google
Selama ini yang kulakukan adalah perbuatan semu, palsu
Bak mengukir asa di atas air, sama sekali tak berbekas
Walau waktu dan hasrat diri aku peras
Kini, semua terkulai lemas

Read More »

Blusukan

Assalamu'alaikum

Image From Google

Sebagai Khalifah selepas kematian Sayyidina Abu Bakar, Sayyidina Umar Bin Al-Khaththab sangat merasa berat dalam memimpin rakyatnya. Ada suatu malam dia meronda di sekeliling kota dan kampung untuk melihat hal rakyatnya, dia mendengar tangisan anak-anak. Sayyidina Umar menghampiri pondok buruk tempat tinggalnya anak-anak itu.

Read More »

Semoga Rumahmu Membuat Bahagia

Image From Google

Mengasingkan diri yang diajarkan syariat dan sunah Rasul adalah menjauhkan diri dari kejahatan dan pelakunya, orang-orang yang banyak waktu kosongnya, orang-orang yang lalai, dan orang-orang yang senang membuat huru-hara. Dengan begitu, jiwa Anda akan selalu terkendali, hati menjadi tenang dan sejuk, pikiran selalu jernih, dan Anda akan merasa leluasa dan bahagia berada di taman-taman ilmu pengetahuan.

Read More »

DO'A QALBU



Di malam penuh bintang
Di atas sajadah yang ku bentang
Sedu sedan sendiri
Mengadu pada Yang Maha Kuasa

Read More »

Mereka Penghijau Dunia


Puisi Anak Jalanan

Mereka manusia yang tangguh,

Mereka manusia yang utuh,
Mereka manusia yang berpengaruh,
Merekalah Anak Jalanan

Read More »

Catatan di Pesantren At-Taqwa


Bismillahirrohmaanirrohiim


Pondok Pesantren At - Taqwa

Hari itu, tepatnya Kamis Tanggal 27 September saya menyempatkan diri untuk bersilaturahmi ke tempat yang  sejak lama ingin saya datangi, "Pondok Pesantren At Taqwa" tepatnya terletak di Kelurahan Sindangsari Kecamatan Lembursitu. tempat yang dulu pernah saya tinggali untuk menimba Ilmu Agama. Lingkungan yang sangat sederhana akan tetapi  tak pernah surut Aktifitas Keagamaannya.

Read More »

Cinta?


 Bismillah
 Assalamualaikum


   Mencintai.. dicintai.. fitrah manusia..
 Setiap insan di dunia akan merasakannya..
 Indah ceria kadang merana itulah rasa cinta.. (The Fikr - Cinta)

"Kenapa kalau kita membicarakan kata cinta, lebih sering diidentikan dengan cinta antara lelaki dengan wanita?"

Memang, tidak dapat dipungkiri bahwa kata cinta antara lelaki dengan wanita merupakan sebuah kata yang sangat pas untuk menggambarkan sebuah perasaan ‘kecenderungan’ antara lelaki dengan wanita. Padahal, sebenarnya masih banyak sekali bentuk cinta yang kita rasakan selama ini. Contohnya, cinta seorang ibu pada anaknya, cinta kakak pada adiknya, cinta seorang sahabat, dan lain-lain. Akan tetapi, bentuk cinta mereka mungkin lebih sering diidentikan dengan kata ‘kasih sayang’..

Read More »

Pelajaran Kebaikan di Waktu Shubuh

Bismillahirrohmaanirrohiim



Waktu menunjukkan pukul 04.00 subuh, tidak biasanya Qanitah bangun pada waktu itu. Qanitah adalah anak perempuan yang masih berumur empat tahun. Ada apa Qanitah se-subuh itu sudah bangun dari tidurnya. Mungkin karena Bundanya yang sudah bangun dari tidur, untuk melanjutkan sisa pekerjaan menghitung nilai-nilai anak muridnya di sekolah, karena akhir pekan ini akan ada pembagian raport di sekolah. Ya, karena Bunda Qanitah adalah seorang guru dan diamanahi sebagai wali kelas.

Ayah Qanitah akhirnya terbangun dari tidur nyenyaknya. Dan ia melihat suasana kamar tengah yang sudah ada kehidupan, istrinya yang sedang melanjutkan menghitung nilai-nilai anak muridnya dengan ditemani Qanitah anak tersayangnya.

Dan akhirnya kumandang adzan subuh pun terdengar dari musholla belakang rumahnya. Allahu akbar… Allahu akbar… bersamaan dengan itu Qanitah langsung berkata sambil berjalan menuju Ayahnya, ”Ayah sudah adzan, sudah adzan, shalat di masjid Ayah… Qanitah ikut”. “Sekarang sholat apa Ayah, koq ada adzan ya…”, tanya Qanitah, “Sekarang shalat subuh Qanitah…, iya itu namanya adzan subuh…” jawab ayahnya sambil tersenyum. Ayah Qanitah segera bersih-bersih dan berwudhu.

Read More »

15 BUKTI KEIMANAN

Bismillahirrohmaanirrohiim


Al-Hakim meriwayatkan Alqamah bin Haris r.a berkata, aku datang kepada Rasulullah s.a.w dengan tujuh orang dari kaumku. Kemudian setelah kami beri salam dan beliau tertarik sehingga beliau bertanya, "Siapakah kamu ini ?"
Jawab kami, "Kami adalah orang beriman." Kemudian baginda bertanya, "Setiap perkataan ada buktinya, apakah bukti keimanan kamu ?" Jawab kami, "Buktinya ada lima belas perkara. Lima perkara yang engkau perintahkan kepada kami, lima perkara yang diperintahkan oleh utusanmu kepada kami dan lima perkara yang kami terbiasakan sejak zaman jahiliyyah ?"

Read More »