Sketsa Rasa

Koleksi Pribadi

tak dapat ku buat sketsa bahkan ku lukiskan
ketika kerinduan merona si ujung senja
mekar dan bersemi tanpa sekalipun aku siram
tak ayal semua menjadi suram kelabu dan hanya menjadi sketsa rasa semata
bibir peluh dan kaku, saat dihadapkan pada bayangan lalu
arus air mata tercipta, mengalir menuju hilir tak menentu
kini semua menjadi layu habis ditelan waktu.


10 Komentar:

  1. chiho yuki mengatakan...:

    Kunjungan pertama.... :)

  1. Banyu Kusuma mengatakan...:

    terimakasih untuk kunjungannya,
    saya pun sudah kunjung balik :)

  1. Niken Kusumowardhani mengatakan...:

    di pantai mana ini mas... Jingganya indah. Siluetnya tegas...

  1. Banyu Kusuma mengatakan...:

    di pantai Pelabuhan Ratu Sukabumi bunda. :)

  1. Banyu Kusuma mengatakan...:

    terimakasih mas angga :)

  1. Asriani Amir mengatakan...:

    benar bnget. siluetnya tegas, momennya pas. auranya bikin peacefull. mksutnya mtharinya bukn org ne. ekekeeekkeee

  1. Banyu Kusuma mengatakan...:

    heheheheh, iya ngerti-ngerti mbak asri :D

  1. Arya Poetra mengatakan...:

    Di sebuah senja,
    Ada pesan-pesan surgawi yang diam-diam merasuk ke dalam jiwa. Ia, menyederhanakan sebuah kesempitan. Ah, tak hanya itu. Ia terjemahkan semua bait-bait kesombongan yang pernah ada.

    Di sebuah senja,
    Semua yang pernah terekam dan hadir dalam jejak-jejak langkah sebelumnya, akhirnya terdefenisikan dengan sederhana,

    Aku harus lebih banyak belajar. ^^

  1. Banyu Kusuma mengatakan...:

    senangnya dapet masukkan dari sang master.
    keren mas ^_^

    saya yg mesti banyak belajar bikin tulisan-tulisan gini mas arya.

    "Aku harus lebih banyak belajar ^^"

Posting Komentar